Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Saturday, 14 September 2013

Travelling to Bandung Nahila & Nyzia September 2013

Pada hari Sabtu 14 September 2013, kami ber-4 meluncur ke bandung tepatkan jalan Soekarno Hatta bandung di gedung Perhutani, Sahabat kami Sdr. Rahman Halim sedang berbahagia melangsungkan pernikahannya. Selamat berbahagia dalam menemopuh hidup baru, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Aamiin.

Setelah itu dalam perjalanan pulang ke bekasi, kami mampir di Rest Area km 97 untuk membeli oleh-oleh khas Bandung yang lama kami rindukan yaitu Nasi Uduk Warna Seribu Satu Nasuwa.

Oleh-oleh yang Disenangi keluarga Kami
Tak Lupa yang Satu ini 
Tapi sebelum membeli oleh-oleh, tak lupa ke-2 putri kami selalu menyempatkan diri untuk bermain di halaman belakang rest area yang teduh, sejuk dan banyak patung binatang sebagai media belajar mereka sekaligus menikmati pemandangan bumi parahyangan yang menyejukkan (Subhanallah).

Rest Area km 97 Bandung
Terasiring di Bumi Parahyangan km97 Bandung



Halaman Belakang Rest Area










Sunday, 7 October 2012

Family Day TBINA 2012 Atlantis Ancol 102012

Hari Ahad tanggal 7 October 2012 Perusahaan kami TBINA melakukan Family Day yang melibatkan seluruh karyawan beserta anggota keluarganya. Tempat kali ini adalah Atlantis Taman Impian Jaya Ancol yang merupakan tempat rekreasi keluarga terbesar se-Asia Tenggara.


TBINA My Company 16 Tahun Mengabdi
Inilah Tempat Family Day tahun 2012 : ATLANTIS ANCOL.

Ancol Semarak 10-2012


Atlantis Ancol Jakarta 2012

Lokasi Acara Family Day

Pembawa Acara Utama adalah : Mucle dan Irma Dharmawangsa

Pembawa Acara Family Day TBINA 2012

Inilah Perjalanan Family Day kami :

Berangkat dari Cibitung Pukuk 07.30..................
Sampai di Pintu Gerbang Ancol sekitar Pukul 08.15 Ticket masuk gratis tetap Parkit bayar Rp 20,000

Muter-muter akhirnya kami parkir di sebelah Terminal Gondola antara Atlantis dan Gelanggang Samudra.

Atlantis TBINA 2012 - Nyzia Insert

Sesampai di Pintu Masuk Atlantis, kami menukar kupon Family Day menjadi Ticket Masuk Atlantis. Belum banyak teman-teman karyawan TBINA yang datang. Kami langsung masuk ke area Atlantis sebelah kiri dan langsung mencari tempat berteduh di depan Fried Chicken Colombus (Konsumsi Makan Siang dari Colombus milik Atlantis).


Aktivitas Pagi Pintu Masuk Atlantis TBINA 2012

Cuaca saat itu sangat menyejukkan dengan suasana pagi yang dingin......Karena jarak panggung yang cukup jauh dari pintu masuk Atlantis, apa boleh buat, snack pagi untuk anak-anak cukup untuk menambah energi sebelum mereka bergembira dengan air hari itu.

Papa Ono-Nahila-Nyzia
Di sekitar arena lokasi Family Day telah berkumpul karyawan beserta management untuk memulai pembukaan acara.............

Management-Union-Karyawan Bersatu
Inilah Gaya Irma dan Mucle saat pembukaan Family Day 2012 TBINA.

Pembukaan Family Day oleh Irma-Mucle

Selebihnya kami sekeluarga menghabiskan untuk mengikuti aktivitas Nahila dan Nyzia yang jauh lebih suka berenang dibandingkan mengikuti acara Family Day.......keinginan mereka ke Atlantis hanya Berenang dan Berenang sehingga praktis kami tidak bisa mengikuti acara demi acara Family Day.


Ada Juga Lho Si-Ijo di Family Day TBINA 2012

Setelah melihat seluruh lokasi di Atlantis, kami memilih kolam renang untuk anak dengan kedalaman 0-50 cm agar terjaga keselamatannya.

Fikri-Nahila-Nyzia sipa Berenang

Berenang-Berenang

Kelinci Kuning Menemani Nyzia-Nahila

Kami sempat berkeliling hampir seluruh fasilitas di Atlantis :

Atlantis Memang Teduh Oy..........

Pada Ngapain Ngak Pada Berenang ?
Tepat jam 12.00 Acara Favorit Ombak......diaktifkan.....

Acara Ombak Ahad Jam 11.12.13.14.15.16.17

Gondola yang melintas di atas Atalantis menambah kemeriahan Ancol di Oktober 2012.

Gondola di Atas Atlantis

Setelah kurang lebih 3 jam mengantarkan keceriaan bersama anak-anak..........akhirnya kami memutuskan segera mengakhiri Family ay di Atalantis, tujuan kami selanjutnya adalah Pameran Alat Perang di Monas.

Selamat Bersua Kembali Atlantis

Gerbang Utama Ancol
PERJALANAN KE MONAS = PAMERAN ALAT PERANG

Ternyata di luar perkiraan, perjalanan dari ancol ke Monas yang hanya berjarak 5 km ditempuh dalam waktu hampir 2 jam, kemacetan dimana-mana terutama menjelang Monas karena ada acara Pameran Peralatan Perang TNI-AD.


Ancol-Monas 2 Jam

Ancol Yang Mempesona 10-2012
Ancol pada 7 Oktober 2012 dipenuhi pengunjung yang ingin berekreasi sambil melihat pameran.

Monas dalam Jangkauan Kami
Inilah suasana pameran Alat Perang TNI-AD.

Suasana Pameran Alat Perang Monas 10-2012
Kokung-Fikri-Nahila-Nyzia

Dan beginilah minat masyarakat (anak-anak) akan alat perang negara kita :

Anak-Anak Suka Tank

Suasana Monas lainnya :



Monas saat acara pameran membuat ratusan pedagang menyerbu monas sehingga tidak bisa dihindarkan sampah dimana2 menumpuk dan merusak pemandangan dan kesegeran monas.semoga kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan suatu saat melekat di hati masyarakat Indonesia.........Selamat berjumpa lagi Monas.


Selamat Tinggal Monas, Smapai Berjumpa Lagi....

Demikian Perjalanan 9 Jam kami mengikuti Family Day TBINA 2012 dan Melihat Pameran Alat Perang yang ditunggu-tunggu oleh Fikri.......Semoga Bermanfaat.

Tuesday, 21 August 2012

Jakarta Bali Perjalanan Darat Yang Mengesankan (1)

Bagi sebagian orang ke Bali adalah impian karena Wisata terkenal di seluruh Indonesia adalah Pulau Dewata Bali, bahkan sebagian besar orang Jepang, China, Korea dan Eropa akan lebih mengenal Bali dibandingkan Indonesia. Kenapa ? karena promosi nama"Bali" sebagai tempat wisata kelas dunia lebih menggema dibandingkan nama Indonesia sehingga tidak salah sebagian dari mereka lebih mengenal Bali dibandingkan Indonesia.

Tak terkecuali bagi saya bersama istri tercinta, dan 3 anak kami juga berharap suatu saat bisa pergi ke pulau Bali sebagaimana cita-cita sebagian orang Indonesia ingin pergi ke Pulau Dewata. Telah banyak tempat wisata yang sudah kami kunjungi terutama di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Banten dan bahkan Lampung dan kesan yang ada walaupun menyenangkan akan kalah dengan cerita akan keindahan pulau Bali. Keindahan dan kepuasan berwisata di Pulau Bali telah banyak ditayangkan oleh seluruh media televisi dan diberitakan melalui media cetak/tabloid bahkan meluas hingga di dunia maya tetapi semakin banyak yang memberitakannya maka akan semakin penasaranlah sebagian kita untuk pergi mengunjunginya.

Bali telah menjadi tempat yang banyak diinginkan seseorang untuk dikunjungi.........


Butuh waktu dan biaya yang memadai untuk bisa sekedar merasakan sensasi keindahan dan keramahtamahan penduduknya di Pulau Bali sehingga tidak semua orang bisa segera pergi ke pulau itu. Letak pulau Bali yang harus ditempuh dengan menyeberangi selat antara pulau Jawa dan Bali atau melalui pesawat terbang menyebabkan biaya dan waktu yang dibutuhkan menjadi pertimbangan untuk bisa sampai di Pulau Bali.

Akhirnya setelah sekian lama membuat perencanaan liburan panjang anak-anak sekolah tahun 2012, maka kami putuskan untuk bisa pergi dan merasakan sensasi wisata di Pulau Bali sebagai bagian dari pelajaran anak-anak dalam mengenal pulau-pulau di wilayah Indonesia. Banyak yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan perjalan ke Pulau Bali yaitu Biaya dan Waktu Liburan :
  • Biaya dari Jkt-Bali melalui pesawat terbang sungguh tidak murah karena 1 ticket pesawat yang memadai minimal harus membayar Rp 1,000,000/orang sehingga anggota kami yang 6 orang (termasuk mbah kokung) membutuhkan minimal biaya 2 x 6 x Rp 1,000,000 (pulang-pergi) = Rp 12,000,000
  • Biaya sewa kendaraan selama liburan di bali sekelas Innova = Rp 500,000/hari dan jika disewa minimal 5 hari maka akan memakan biaya = Rp 2,500,000
  • Biaya menginap di hotel yang nyaman untuk ber-6 adalah menyewa 2 kamar hotel kelas 3 dengan tarif Rp 700,000/hari). Untuk 5 hari harus dikeluarkan 2 x 5 x Rp 700,000 = Rp 7,000,000
  • Biaya akomodasi selama liburan = Rp 600,000/hari untuk 6 orang = Rp 3,600,000
  • Biaya oleh-oleh = Rp 2,500,000
Total Estimasi Biaya = Rp 12,000,000+ Rp 2,500,000 + Rp 7,000,000 + Rp 3,600,000 + Rp 2,500,000
Biaya  keseluruhan adalah Rp 27,600,000 untuk berlibur 6orang selama 5 hari.

Kami tidak berhenti berfikir untuk bisa berlibur ke Pulau bali dengan nyaman dan biaya ringan..........setelah berunding dengan keluarga akhirnya kami putuskan untuk pergi ke Pulau Bali melalui jalan darat menggunakan kendaraan yang kami miliki Toyota Innova. Pertimbangannya adalah jiwa explorer dari kami yang ingin melihat kota-kota di Pulau Jawa baik bagian utara maupun bagian selatan membuat kami memilih menggunakan mobil (kami biasa melakukan perjalan jauh dengan mobil) selain faktor biaya yang menurut estimasi kami bisa menghemat hingga Rp 10,000,000.

Apa keasyikan  perjalanan darat  Jakarta-Bali ?

Saat Berangkat (Jalur Utara)
  1. Bisa singgah di kota-kota di Pulau Jawa untuk menyaksikan tempat-tempat menarik di sepanjang jalur utara dan selatan Jawa. (harus selektif memilih tempat yang akan disinggahi supaya tidak menguras waktu dan biaya)
  2. Bisa merasakan sensasi kuliner disepanjang jalur ke Pulau Bali minimal saat jam makan dan istirahat.
  3. Sebagai bahan pelajaran bagi kami dan juga anak-anak akan tempat-tempat menarik dan kota-kota di sepanjang jalur baik di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
  4. Di saat dan moment tertentu kita bisa memilih untuk beristirahat sekedar mengenal daerah tempat pemberhentian.
  5. Biusa berfoto ria di kkota-kota yang kita singgahi.
  6. Bisa mampir di Madura sekedar merasakan kemegahan Jembatan Suramadu.
  7. Bisa mampir di Lokasi Bencana Lumpur Lapindo yang menghebohkan dunia.
  8. Bisa melihat gunung Bromo dari kejauhan atau bahkan bisa mampir jika ada waktu.
  9. Bisa melihat pembangkit listrik terbesar di Indonesia yaitu Paiton.
  10. Bisa merasakan sensasi menyeberangi selat Bali (Ketapang-Gilimanuk). 
  11. Bisa mengelilingi pulau Bali minimal jalur selatan Gilimanuk-Denpasar.
Saat Balik ke Jakarta (Jalur Selatan)
  1. Bisa merasakan sensasi kota santri di Jawa Timur sepanjang kota Banyuwangi ~ Malang
  2. Bisa merasakan jalur meliuk-liuk di daerah hutan di sepanjang wilayah lumajang ~ Solo.
  3. Bisa mampir di Kota Malang yang Sejuk.
  4. Bisa mampir di Kota Solo dengan wisata budayanya
  5. Bisa mampir di Kota Yogyakarta untuk sekedar berbelanja di Malioboro
  6. Bisa melihat sensasi Jalur Alternatif Pantai Selatan sepanjang jalan Pentanahan-Cilacap.
  7. Bisa mampir di Kota Garut-Bandung yang menawan.
Apa hambatan dan tantangannya :
  1. Fisik harus sudah terbiasa melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan mobil (kalau perlu bisa bergantian untuk menyetir)
  2. Siapkan multivitamin dan suplement penjaga stamina tubuh
  3. Jalur Peta Sepanjang Jalan dari Jakarta-Bali harus Valid (kalau perlu gunakan GPS dengan peta terbaru)
  4. Jika membawa anak-anak harus sudah terbiasa melakukan perjalanan jauh.
  5. Kejenuhan selama dalam perjalanan.
Jika hambatan dan tantangan tersebut di atas belum disiapkan maka sebaiknya jangan melakukannya karena akan jadi perjalanan yang tidak mengasyikkan.

Perjalananku Jakarta-Bali (Timing : 29 Juni 2012 s/d 5 Juli 2012 selama 7 Hari)
Target Jarak Jakarta-Bali = 1,200 km, Perjalanan PP = 2,500 km.


MPV ini yang membawa kami Jkt-Bali Perjalanan Darat 2012

** Jakarta-Surabaya (Jarak estimasi 700 km)

Berangkat jam 16.30 dari Cibitung Bekasi Jawa Barat

Jalur Perjalanan Jakarta-Surabaya (Pantura)
  • Jalur yang ditempuh : Tol Jakarta-Cikampek, masuk Tol Cipularang dan Keluar Tol Cileunyi, Sumedang, Cirebon, Tegal - Semarang, Demak. Istirahat 3 x : di Sumedang (makan tahu sumedang), SPBU Rekor Muri di Tegal (Sholat dan Minum Penghangat Tubuh), dan menjelang Turunan Alas Roban (menghilangkan kantuk) 
  • Sampai di Demak pukul 05.00  untuk istirahat di Masjid Demak, makan pagi sambil melihat matahari terbit.
Fikri-Nahila-Nyzia di Latar Masjid Agung Demak
Di depan masjid Demak banyak sekali para peziarah yang sudah siap-siap berdo'a di pelataran Masjid, Di depan Masjid Agung Demak terdapat taman yang dikelilingi jalan dan di sepanjang pinggiran taman terdapat papan yang bertuliskan masing-masing Asmaul Husna yang berjumlah 99 mengelilingi taman.

Asmaul Husna di sepanjang Taman Masjid Agung Demak

  • Perjalanan Demak-Surabaya yang berjarak sekitar 280 km ditempuh dalam jangka waktu 8 jam, kami sampai di tempat menginap Hi-Point Apartement sekitar pukul 14.00 WIB. (Kenapa kami menginap ? karena kami ingin menikmati perjalanan ini sehingga kami harus memberi kesempatan pada tubuh untuk beristirahat. Surabaya-Denpasar Bali jaraknya 410 km bisa menghabiskan waktu hingga 10-12 jam tergantung kondisi penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. 
** Istirahat menginap 1 malam di Surabaya (30 Juni 2012)

  • Sesampai di Hi-Point Surabaya pukul 14.00 WIB, kami beristirahat selama 2 jam dan segera meluncur ke Jembatan Suramadu yang merupakan jembatan terpanjang (5,438 meter) dan termegah di Indonesia. Bagi saya ini untuk yang ke-2 bisa menikmati suasana jembatan Suramadu di sore-malam hari tetapi bagi istri, anak-anak dan kokung merupakan yang pertama kali. 
Jembatan Suramadu 2012 di Sore Hari
Tengah Jembatan Suramadu di Petang Hari

  • Masuk ke tol Suramadu dikenakan tarif Rp 30,000 (mobil) dan Rp 3,000 (Motor) dan sesampai di ujung Jembatan bagian Madura dari jauh terlihat banyak sekali pedagang souvenir yang ditata rapi berjejer dikanan kiri jalan. Setelah berputar arah akhirnya kami mampir untuk membeli souvenir untuk semua anggota keluarga berupa kaos "Suramadu" yang khas.
  • Perjalanan dilanjutkan ke "Plaza Tunjungan" yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di wilayah Surabaya dan terdiri dari 4 bangunan utama yaitu Plaza Tunjungan I-IV. Luar biasa mall ini karena walaupun sangat luas tetap aja mencari tempat parkir sangat sulit.........Kami hanya ingin melihat bagaimana keramaian Tunjungan Plaza di malam hari sekaligus mencicipi kuliner di dalam mall tersebut.
Tunjugan Plaza yang Super Ramai
Pusat Kuliner Arek Suroboyo

  • Di Plaza Tunjungan juga terdapat pusat permainan anak-anak yang sangat lengkap sehingga anak kami yang kecil merasa senang bisa memuaskan diri dari kejenuhan selama dalam perjalanan.
  • Istrirahat di Hi-Point pukul 22.30 ~ 05.00
** Perjalanan Surabaya-Ketapang sejauh 300 km (1 juli 2012)

Jalur Perjalanan Surabaya-Kuta Bali
  • Check Out dari Hi-Point pukul 06.15 menelusuri Tol Surabaya-Sidoarjo, tidak jauh dari pintu tol Sidoarjo maka akan terlihat bendungan besar di sisi jalan yang dibawahnya terlihat rel kereta api. Ya.........itu adalah bendungan lumpur lapindo yang menghebohkan dunia beberapa tahun yang lalu dan sampai sekarang luapan lumpur lapindo ditengah danau lumpur masih mengeluarkan lumpur yang ditandai dari kepulan asap putih membumbung tinggi di angkasa. 
  • Lokasi Lumpur Lapindo Sidoarjo : Lumpur yang keluar sampai saat ini dimulai dari 29 Mei 2006 sampai sekarang berarti sudah 6 tahun lebih lumpur telah menenggelamkan banyak desa di wilayah ini.
  • Kami sempatkan melihat bagaimana kondisi danau lumpur di lokasi kejadian 6 tahun silam. Warga di sekitar lokasi sedikit banyak membantu menjelaskan kejadian luapan lumpur lapindo sampai saat ini.
Lumpur Lapindo 29 Mei 2006 ~ Sekarang

Kami di Latar Danau Lumpur Lapindo
  • Perjalanan lanjut ke Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Ketapang dan disepanjang jalur ini banyak yang bisa dilihat di antaranya : Gunung Bromo dari jauh, Pembangkit Listrik Paiton atau Hutan jati di wilayah Situbondo.

Pembangkit Listrik Paiton

Hutan Jati Sepanjang Situbondo-Banyuwangi

  • Pukul 12.15 kami tiba di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (dibutuhkan 5-6 jam dari Surabaya-Ketapang)
** Perjalanan Ketapang-Gilimanuk-Kuta Bali (1 Juli 2012)

  • Sesampai di Pelabuhan Ketapang terlihat antrian di loket pembayaran ticket dan dijaga oleh beberapa polisi yang sedang memeriksa dokumen setiap pengendara mobil. Apa yang harus dipersiapkan untuk masuk ke Bali lewat pelabuhan Ketapang-Gilimanuk : KTP (Semua penumpang), SIM (Pengendara) dan STNK kendaraan.
Siapkan KTP, SIM dan STNK di Pelabuhan Ketapang
  • Tidak membutuhkan waktu lama kami menunggu kapal ferry yang sedang sandar di dermaga, setelah membayar ticket mobil sebesar Rp 114,000 kami mendapatkan ferry yang sudah hampir penuh dengan kendaraan di atasnya dan kami mendapat tempat no 3 terakhir sebelum pintu sandar ditutup dan siap berangkat.
Pintu Masuk kapal Ferry Pelabuahan Ketapang
  • Kapal Ferry berangkat sekitar Pukul 12.30 dan dari kapal ferry tersebut terlihat dari jauh pulau Bali yang selama ini di rindukan oleh sebagian besar masyarakt Indonesia untuk pergi. Perasaan senang diexpresikan oleh anak-anak kami karenaa memang saya dan mereka baru sekali ini pergi ke pulau Bali. 
Pulau Bali dan Selat Bali dilihat dari Kapal Ferry
  • Sekitar pukul 13.00 kapal Ferry bersandar di Pelabuhan Gilimanuk.
Kapal Ferry Merapat di Pelabuhan Gilimanuk.

** Perjalanan Gilimanuk ke Kuta Bali sejauh 140 km (1 Juli 2012)

  • Pukul 13.00 kami berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk dengan tujuan Tanah Lot karena object wisata terkenal di jalur Gilimanuk-Kuta adalah Tanah Lot.
  • Di luar dugaan jalur sepanjang Gilimanuk-Negara-Badung-Kuta bali sebagian adalah wilayah pegunungan yang berkelok seperti halnya jalur selatan antara nagrek-tasikmalaya. Walaupun jalannya mulus tetapi karena hanya muat 2 kendaraan saja sehingga sulit untuk melambung kendaraan di depan yang lambat, selain itu Bus-Bus dari jawa yang membawa para siswa yang melakukan studi-tour melaju sangat kencang karena mereka ditargetkan bisa melihat sun-set di Pantai Kuta.
  • Setelah melihat kondisi jalan yang macet akhirnya kami batalkan pergi ke Tanah Lot dan segera meluncur ke Hotel tempat menginap di Home@36 wilayah Kuta Bali.
Perjalanan Sampai di Negara Bali

  • Akhirnya pukul 18.30 kami sampai di Home@36 Hotel di dalam kompleks Discovery Mall, jadi hampir 6 jam untuk menempuh jarak 140 km (Tidak terbayangkan bahwa Bali juga macet seperti di Jakarta).
Discovery Mall Kuta Bali di Sisi Pantai Kuta
  • Di dalam kompleks mall inilah Home@36 Hotel berada menyatu dengan pusat perbelanjaan dan food court yang menghadap pantai.

Sampai di sini dulu Perjalanan Jakarta-Bali dengan menggunakan Innova-ku. Selanjutnya apa yang kami lakukan selama di Bali...........?? Lanjutkan Posting Jakarta Bali yang Mengesankan (2)


Salam Wisata.