Kamis, 18 Oktober 2012

Pertarungan Suzuki Ertiga vs Toyota Avanza

Tahun 2012 adalah tahunnya Suzuki, mobil baru Suzuki Ertiga berhasil menggebrak pasar Low MPV di Indonesia dengan angka penjualan hingga 5,000 unit per bulan. Angka penjualan ini memang belum bisa menandingi kesuksesan Toya Avanza yang konsisten di atas 12,000 unit per bulan. Tetapi Suzuki Ertiga mampu menjadi kuda hitam di pasar low MPV setelah Nissan Grand Livina gagal menghentikan laju penjualan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Suzuki Ertiga vs Toyta Avanza

Yang menarik adalah selama ini Suzuki belum pernah sukses menjual mobil diatas 3,500 unit perbulan, penjualan Suzuki APV, SX4 dan Suzuki Swift terlindas oleh kedigdayaan merk lainnya, hanya Suzuki Pickup yang berhasil sukses menembus 5 besar penjualan mobil di tanah air.



PembandingSuzuki Ertiga GX MTToyota Avanza 1.5 G MT
Harga MobilRp. 165 JutaRp. 167,4 Juta
Tipe MesinK14B (DOHC-VVT) 1.373 cc 16 valve3SZ-VE 1495 cc 16 V, DOHC, VVT-i
Tenaga Max (PS/rpm)95/6.000104/6.000
Torsi Max (Nm/rpm)130/4.000139/4.400
Sistem Bahan BakarMPI, Drive by WireElectronic Fuel Injection
TransmisiManual  – Front Wheel DriveManual – Rear Wheel Drive
Tipe SteeringRack & Pinion, ElectricRack & Pinion, Electric
Suspensi (Depan)MacPherson Coil SpringMacpherson Coil Spring
                             (Belakang)Torsion Beam w/ Coil Spring4 Link w/ Lateral Rod w/ Coil Spring
Dimensi
Panjang X Lebar X Tinggi4265 mm x 1695 mm x 1685 mm4140 mm x 1660 mm x 1695 mm
Curb Weight (kg)1422 kg
Wheelbase2730 mm2655 mm
Ground Clearance185 mm200 mm
Kapasitas Tanki Bensin45 liter45 liter
Minimum Radius Putar5.2 meter4.7 meter
Ukuran Ban / Velk185/65 R15185/65 R15
Fitur Keselamatan
Tipe RemFront Ventilated Disc & Rear DrumFront Ventilated Disc & Rear Drum
dengan ABS dan EBD
Penahan BenturanSide Impact BeamSide Impact Beam
SRS AirbagDual Air BagTidak Ada
Safety BeltSafety belt 3 point ELRSafety belt 3 point ELR
dilengkapi height adjuster
Key & AlarmKeyless Remote Entry, AlarmKeyless Remote Entry, Alarm
Immobilizer
Sensor MundurTidak AdaAda
Fitur LainnyaCentral Lock, childproof door lock,Central Lock, childproof door lock,
Collapsible Steering ColoumnCollapsible Steering Coloumn
Power WindowPower Window
Ekterior
Door MirrorElectric w Turn Signal LampElectric w Turn Signal Lamp
Lampu DepanTipe Halogen dan Fog LampTipe Halogen dan Fog Lamp
Door HandleBody color Door handleBody color Door handle
Interior
Seat & Door Trim FinishingFabricFabric
Arm RestBangku Baris KeduaTidak Ada
AudioDouble Din AM/FM CD MP3Double Din AM/FM CD MP3
USB connection, Aux in for IpodUSB connection, Aux in for Ipod
Steering Audio Control
4 speaker dan 2 tweeter4 speaker
Meter ClusterMulti Information DisplayStandar


Apa sebenarnya keunggulan Suzuki Ertiga sehingga bisa mengganggu keperkasaan sang duet maut Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ?

  • Suzuki Ertiga mengambil basis dari Suzuki Swift yang monokok dan penggerak roda depan sehingga kesan mengendarai sedan yang lebih nyaman akan terasa dibandingkan saingannya. Tetapi mengapa Nissan Grand Livina yang juga berasa sedan dalam pengendaliannya tidak sesukses Suzuki Ertiga ? Kegesitan membelah lalu lintas kota jelas lebih unggul FWD dibandingkan RWD yang dimiliki oleh Toyota Avanza.
  • Keiritannya jauh mengungguli Toyota Avanza-Daihatsu Xenia : Suzuki Ertiga bisa bermain di area 12-18 km/jam sedangkan Toyota Avanza hanya bisa di kisaran 10-15 km/jam. Hal ini karena efisiensi penyaluran tenaga FWD pada Suzuki Ertiga lebih baik dari RWD.
  • Fitur Suzuki Ertiga yang menyematkan Immobilizer, Amrest di bangku belakang, audio yang lebih mumpuni, ABS EBD dan Air Bag pada type tertinggi membuat Toyota Avanza harus mengakui keunggulan Suzuki Ertiga.
  • Kabin secara total lebih luas dibandingkan Avanza walaupun tidak terlalu signifikan. Sistem pelipatan bangku No 2 juga lebih mudah dan fleksibel walaupun sayang dengan cara pelipatan sepertiga itu menyebabkan jok no.2 mudah kotor saat ada beban diatasnya.
Keunggulan Ertiga

Tetapi keunggulan Suzuki Ertiga diatas dan juga diulas oleh berbagai media otomotif masih belum bisa meruntuhkan dominasi penjualan Toyota Avanza  mengapa ??

Jawabannya adalah sebagai berikut :
  • Suzuki Ertiga memang sangat nyaman di jalanan perkotaan yang relatif flat dan mulus, Keunggulan RWD (Penggerak Roda Belakang) yang dimiliki Toyota Avanza untuk menaklukkan semua type jalanan di Indonesia sudah sangat teruji selama 8 tahun. Penyakit utama MPV berpenggerak depan FWD seperti Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina adalah rentan terhadap masalah kaki-kaki, suspensi dan kopling yang cepat aus karena beratnya mengarungi jalanan jelek dan tanjakan-tanjakan. Keunggulan Suzuki Ertiga yang lebih irit dan nyaman harus ditebus dengan usia ketangguhan mobil yang kurang dibandingkan Toyota Avanza. Orang Indonesia suka membawa mobilnya ke kampung halaman yang mana harus dilalui jalanan-jalanan yang kadang jelek, menanjak dan bergelombang..........sehingga sebagian besar MPV berpenggerak Belakang sangat sukses dalam penjualan. Suzuki Pickup yang banyak dipakai di gunung-gunungpun adalah RWD seperti pada Suzuki APV. Hal ini terbukti sejak peluncurannya dan hingga Mei 2013, keluhan para pengguna Ertiga adalah masalah kaki-kaki depan (terutama saat melahap jalanan non aspal) dan masalah Busi (diatas 10,000 km mesin sering nyendat). Semoga Suzuki bisa memperbaiki kelemahan awal ini menjadi lebih baik.
  • Pilihan Type pada Toyota Avanza sangat banyak mulai dari Toyoa Avanza E 1,300 cc (M/T dan A/T), Toyota Avanza G 1,300 cc (M/T dan A/T) dan Toyota Avanza G 1,500 cc (M/T) dan ada juga Toyota Avanza Velos 1,500 cc (M/T dan A/T) yang lebih bertenaga 109 PS. Sedangkan Suzuki Ertiga hanya menawarkan Jenis GA, GL dan GX (semuanya tersedia Manual)
  • Dengan semua kelebihan Suzuki Ertiga, belum ada AC Double Blower di Baris belakang seperti yang tersedia pada Toyota Avanza sehingga untuk menampung 7 penumpang di musim kemarau pasti hembusan Suzuki Ertiga akan sulit menembus penumpang paling belakang. Apalagi saat terjebak kemacetan Jakarta di Siang hari yang terik, maka keunggulan double blower baru akan sangat dirindukan oleh semua penumpang mpv. Kekurangan ini akhirnya bisa ditutupi oleh Suzuki dengaan menghadirkan AC Double Bower dengan menaikkan harga  5 juta, sehingga Ertiga akan bersaing dengan Avanza Veloz M/T.
  • Jaringan bengkel dan spare part Suzuki masih harus belajar banyak dari Toyota, hal ini akan terasa pada saat melakukan service di daerah-daerah pinggiran kota. Suasana bengkel dan layanan purna jual Suzuki belum dikelola dengan management yang baik sehingga kadang dikeluhkan oleh para pemilik mobil yang melakukan service. Tetapi dengan semakin menglobalnya produk Suzuki di Asia kemungkinan Suzuki memperbaharui pengelolaan bengkel di daerah akan mungkin dilakukan. Jika mencermati para pengguna suzuki di dunia maya, maka keluhannya adalah masalah kualitas sdm suzuki dalam melayani customer yang masih harus ditingkatkan.
  • Suzuki Ertiga bagaimanapun adalah produk baru yang harus lolos melalui ujian real di jalanan minimal 3 tahun (50,000 km). Jika teruji tanpa banyak keluhan dari para penggunanya maka Suzuki Ertiga akan mendapat tempat di hati masyarakat. Kasus Grand Livina yang nyaman, pengendalian seperti sedan dan iritpun tidak mampu menyaingi penjualan dan kesusksesan Avanza-Xenia.dalam hal ini karena ketangguhan Grand Livina mulai terusik manakala usia kendaraan memasuki tahun ke-3. Hampir semua produk suzuki FWD tidak sukses menaklukkan jalanan Indonesia....Swift, Aerio, SX4 dan Baleno tidak pernah merasakan kesuksesan seperti Ertiga. Tunggu 3 tahun dari kondisi baru, jika masih tangguh maka Ertiga mungkin akan sukses mengejar kompetitornya.
  • Nilai Jual Toyota Avanza di pasar mobil bekas masih menjadi No 1 dengan nilai depresiasi terendah sepanjang sejarah. Toyota Avanza tahun 2004 seharga 99,500,000 masih laku di jual 100 juta di tahun 2012. Hanya Honda Jazz yang menandingi nilai depresiasi rendah dari Toyota Avanza. Hal ini juga harus dibuktikan Suzuki Ertiga dalam bebrapa tahun ke depan, karena nilai depresiasi yang rendah mencerminkan kuatnya permintaan unit bekasnya yang berarti mobil tersebut handal. Orang Indonesia masih terbiasa berpola pikir Investasi di kendaraan.
  • Keunggulan FWD-nya Ertiga adalah dalam hal keiritan dan kenyamanan.tetapi dalam hal keleluasan parkir, radius putar dan durability (Ketangguhan) maka RWD-nya Avanza akan lebih unggul....Tentu 2 pilihan tersebut sangat sulit untuk berkompromi. Orang Indonesia ternyata lebih memilih mobil yang lebih tangguh dibandingkan yang lebih irit.
  • Faktor ground clearance akan menentukan sebuah mobil memiliki daya jelajah yang luas atau tidak. Suzuki Ertiga ternyata hanya mempunyai ground clearance 185 mm lebih rendah dari Toyota Avanza yang 200 mm. Hal ini menyebabkan Suzuki Ertiga tidak memiliki daya jelajah untuk wilayah dengan tingkat kerusakan jalanan berlobang, rusak atau bahkan jalanan tanah yang tidak rata. Apalagi kalau Suzuki Ertiga memakai Body Kit maka akan semakin terbatas daya jelajahnya.
  • Suzuki Ertiga mengxplore Interior dengan sangat baik sehingga lebih unggul dari Avanza tetapi Suzuki Ertiga menampilkan exteriornya dengan biasa saja (kalah cantik dengan Avanza). Penggunan ban GT Radial Champiro Eco juga terlihat kurang matching dengan kemewahan interiornya, alhasil untuk penggunaan Ban, Avanza lebih unggul karena memakai ban bridgestone/Dunlop.

  • Berdasarkan hasil survey kepuasan konsumen JD Power tahun 2012 berikut ini hasil surveynya (Semakin kecil nilainya semakin baik - keluhan terhadap produk kecil) : Toyota Avanza (79 PP100) meraih peringkat tertinggi, diikuti Daihatsu Luxio, dan Suzuki Ertiga yang sama-sama meraih skor 85 PP100

  • Berita terakhir di bulan Mei 2013 adalah Avanza dan Xenia melakukan facelift dengan menambahkan fitur keselamatan rem ABS dan Air Bag. Sehingga kelemahannya akan tertutupi.
  • Pesaing utama Suzuki Ertiga adalah Toyota Avanza-Daihatsu Xenia. Untuk tahun 2013 kembali Toyota Avanza meraih Nilai Tertinggi untuk Initial Quality Study (IQS) dari JD Power Asia Pacific untuk kelas Low MPV bersanding dengan Kijang Innova di kelas Medium MPV dari 59 mobil sejenis yang disurvey. Suzuki harus segera melakukan langkah signifikant dalam memperbaiki process produksi dan quality control yang ketat sehingga bisa besanding dengan quality Toyota Avanza, jika ingin tetap sukses seperti saat ini.


Kesimpulan.

  • Jika yang dipentingkan adalah sebuah kendaraan MPV yang nyaman dan irit dan sering dipakai di dalam perkotaan, jalanan mulus, maka pilihan bijaksana adalah Suzuki Ertiga
  • Jika yang dipentingkan adalah ketangguhan MPV membelah semua jenis jalanan, sering keluar kota dan keterujian akan mobil dan layanan purna jual maka Toyota Avanza adalah pilihan rasional.
  • Ertiga unggul pada tamplan interior yang elegant dengan warna cerah, sedangkan Avanza unggul pada tampilan exterior yang menawan (terutama Veloz).
  • Suzuki Ertiga akan nyaman dipakai membelah jalanan Pantura dari Jakarta hingga Semarang tetapi Toyota Avanza akan unggul di Jalur Selatan dari Jakarta, Cipularang, Garut, Cilacap hingga Yogyakarta.
  • Di trek lurus Suzuki Ertiga akan mengalahkan Toyota Avanza 1,300 cc tetapi di tanjakan Cipularang, Tanjakan Nagrek dan Tanjakan Puncak, Toyota Avanza akan unggul karena RWD-nya.
  • Sebagai model baru, Suzuki Ertiga benar-benar menggoda calon pembeli Low MPV yang ingin tampil beda sehingga bisa meredam laju penjualan Toyota Avanza.
  • Banyak di milis yang memperdebatkan kemampuan Suzuki Ertiga dalam menaklukkan tanjakan ......Jawabannya Secara Teoritis RWD pasti akan mudah melalui tanjakan dibandingkan FWD....kemampuan FWD dalam melalui tanjakan akan semakin berat saat umur roda sudah > 30,000 km atau kondisi macet ditanjakan. Suzuki Ertiga yang baru berumut < 30,000 km pasti akan mudah juga melalui tanjakan karena traksi roda masih bagus........Jadi mobil dengan FWD harus rutin mengganti ban-nya saat sudah mulai gundul karena traksi ke jalanan menjadi minim terutama disaat musim hujan dan jalanan tanjakan.
  • Jika mobil dalam kondisi muat penumpang penuh (7-8 penumpang) maka akan terlihat bahwa RWD-nya Toyota Avanza akan unggul dibandingkan FWD-nya Ertiga karena posisi pusat beban akan berada di penumpang belakang. tetapi pada saat kosong hanya sopir, maka ertiga akan lebih ngacir dibandingkan Avanza.......jadi lihat-lihat dulu kalau mau balapan dijalanan.........
  • Setelah sukses menjual Suzuki Ertiga hingga diangka 5,000 unit per bulan........potensi yang sangat serius bagi Suzuki adalah ketidak siapan layanan purna jual karena keterbatasan sarana dan prasara yang dimiliki oleh Suzuki antara lain : Jumlah bengkel yang profesional yang masih sedikit, management customer service, penanganan komplain pembeli dan tenaga sales yang berkualitas. Inilah awal Suzuki harus serius karena mobil terlarisnya bergeser dari Pick-up menjadi MPV. Suzuki harus segera membangun semua layanan purna jual yang profesional di seluruh Indonesia jika ingin tetap produknya laris manis, jika tidak maka lambat tapi pasti akan mempengaruhi penjualan di tahun2 yang akan datang.

Sebagai pembanding referensi baca juga artike di bawah ini 

Perbandingan Suzuki Ertiga dengan Toyota Avanza

Lawan sejati dari Ertiga ini adalah tidak lain Toyota Avanza. Sebelum anda memutuskan untuk membeli Suzuki Ertiga dan Avanza ada baiknya menyimak beberapa hal komparasi yang dapat anda simak di artikel berikut:

1. Dimensi
Ertiga memiliki keseluruhan panjang 4.265 mm, lebar 1.695 mm dengan tinggi 1.685 mm. Sedangkan Avanza terbaru memiliki ukuran panjang keseluruhan sepanjang 4.120, lebar 1.635 dan tinggi 1.695. Sehingga dapat disimpulkan model Avanza baru dan Ertiga memiliki kesamaan, hanya terpaut dari 1 centimeter saja antara kedua mobil ini. Semakin menarik bagi Ertiga untuk menyaingi Avanza dengan modal dimensi yang lebih panjang dan lebar sedikit dari Avanza.

2. Mesin
Dari segi mesin, Ertiga memiliki mesin 1.400 cc empat silinder segaris yang sudah dilengkapi dengan Multi Point Injection sehingga dapat menyemburkan tenaga hingga 95 PS pada 6.000 Rpm. Sedangkan Avanza memiliki 2 pilihan mesin antara 1.300 cc dan 1.500 cc yang sudah dibagi ke berbagai platform mobil Toyota dan Daihatsu Lainnya. Mesin Avanza 1.300 cc memiliki daya sebesar 92 PS pada 6.000 Rom, hanya terpaut 3 hp dari mesin Suzuki yang memiliki perbedaan 100 cc. Mungkin ini disebabkan karena Avanza memiliki teknologi Variable Valve Timing – intelegent atau vvt-i yang mengatur buka tutup katup secara elektronik untuk pembakaran maksimal. Sedangkan untuk tipe mesin 1.500 cc Toyota Avanza memiliki tenaga hingga 109 HP yang sangat bagik untuk melahap tanjakan.

3. Bobot
Bicara tentang performa dan irit-iritan bahan bakar tidak selalu identik dengan mesin, Bobot mobil juga turut mempengaruhi kedua hal tersebut. Suzuki Ertiga dengan desain baru memiliki plat bodi lebih tebal dibandingkan dengan Avanza. Untuk tipe GA yang paling standar Suzuki Ertiga memiliki bobot 1.160 kilogram dan untuk tipe yang paling mutakhir yaitu GX memiliki bobot 20 kilogram lebih berat. Berbeda dengan Avanza yang memiliki bodi tipis hanya 1.45 kilogram atau 100 kilogram lebih ringan dibanding Ertiga.

4. Kenyamanan
Kenyamana Ertiga tidak perlu diragukan lagi, dengan menggunakan basis model Suzuki Swift yang menggunakan sasis monokok dan penggerak roda depan, Suzuki Ertiga lebih nyaman untuk melewati jalan berlubang, dan dari bodi yang tebal turut menentukan tingkat kesenyapan kabin. Berbeda dengan Avanza yang dibekali sasis Ladder frame yang tidak senyaman sasis monokok.

5. Ketangguhan.
Sasis dan jenis penggerak mobil turut menentukan ketangguhan mobil dalam menghadapi medan. Toyora Avanza diatas kertas jauh lebih baik untuk uji ketangguhan karena memiliki sasis ladder frame dan penggerak roda belakang yang berguna untuk mendukung mobil dalam menanjak. Sedangkan sasis monokok yang dimiliki Ertiga lebih cocok untuk penggunaan dalam kota dan penggerak roda depan mendukung akselerasi namun tidak baik untuk menanjak daerah perbukitan. Itulah mengapa kendaraan rental paling banyak adalah penggerak roda belakang RWD seperti avanza, xenia, innova dan apv, sedangkan ertiga tidak akan layak dijhadikan rental karena mudah lelah melalui jalanan yang tidak terduga.

6. Fitur
Fitur Ertiga lebih kaya dibandingkan dengan Toyota Avanza mulai dari Dashboard hingga sistem audio yang di desain indash yang mampu dikontrol dari kemudi. Dengan harga yang sama dengan Avanza tipe G kita dapat menikmati apa yang didapatkan fitur Avanza Veloz yang memiliki harga jauh lebih mahal. Untuk itu jika anda merasa bosan dengan model dashboard Avanza yang terkesan seadanya. Suzuki Ertiga memiliki model yang jauh lebih mewah dan lebih baik.

Dari 6 poin diatas dapat kita lihat bahwa sesungguhnya memilih Avanza dan Ertiga kembali kepada kebutuhan masing-masing. Jika anda membutuhkan mobil untuk keperluan dalam kota Suzuki Ertiga lebih baik dibandingkan dengan Avanza, sebaliknya jika anda membutuhkan mobil yang lebih tangguh untuk dibawa keluar kota nampaknya pilihan anda baiknya kepada Toyota Avanza dibandingkan dengan Suzuki Ertiga


44 komentar:

  1. Ertiga aja kang, Desainnya Lebih Bagus Harganya Lebih Murah

    BalasHapus
  2. kalo dibawa ke daerah Jampang Surade-Sukabumi, kira2 mana yg lebih tangguh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penulis masih yakin bahwa Avanza yang RWD jauh lebih layak dimiliki untuk konsumen yang wilayah pakai kendaraannya memiliki jalanan yang naik turun, jalanan banyak berlubang, dan jalanan yang tidak beraspal. Bagi yang tinggal di kota yang jalanannya mulus......Ertiga pilihannya.

      Hapus
    2. saya juga setuju kalo soal nanjak avanza jago y, soal y saya dulu punya avz skrg pndh k ertiga, ertiga penggerak roda depan di tanjakan agak kurang, kyk kehilanagan tenaga berat.secara dengan kapasitas mesin 1400cc 95ps dengan basis entry mvp ertiga pasti lemas di tanjakan, beda dengan avanza kapasitas mesin 1500cc 104ps pasti lebih maknyos.

      Hapus
  3. Ternyata honda city juga FWD. dan masih banyak mobil sedan lain. Jadi mungkin tidak perlu terlalu kuatir tentang FWD :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Bro Peter, FWD lahir untuk kenyamanan dan pengendalian. RWD lahir untuk akomodasi dan daya angkut. Maka hampir semua sedan adalah FWD kecuali mobil balap yang RWD. Karakter jalanan Indonesia yang jelek-lah yang akan membuat mobil FWD termakan usia kaki-kakinya. Selama jalanan masih seperti sekarang ini penerus MPV sejati di Indonesia masih akan memakai RWD. tq.

      Hapus
  4. FWD tidak setangguh RWD kl di tanjakan itu kayaknya cm asumsi sj . . Honda CRV saya sdh umur 8 thn ngacir aja tuh tanjakan ke puncak? , mau cuaca hujan ataupun panas gak masalah . . Kaki2 (tie rod, ball joint, karet stabil) jg baru ganti di tahun ke 6, itu pun harganya gak mahal . . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya jelas Honda CRV dirancang dengan spesifikasi tenaga dan torsi yang jauh lebih besar dibandingkan LOW MPV yang tenaganya ngak sampai 100 PS. Untuk membandingkannya FWD dan RWD adalah dengan membuat full penumpang sebuah kendaraan.....kemudian kondisi jalanan adalan menanjak dan macet (seperti di tanjakan nagrek). SUV sebesar CRV pasti simpanan torsi dan tenaganya cukup untuk mengkonpensasi full penumpang. Jadi benar bahwa FWD akan tangguh juga jika tenaga dan torsinya melimpah. FWD yang tenaganya < 100 PS dengan full penumpang akan sangat berasa kekurangannya. tq.

      Hapus
  5. Artikel yang menarik Pak, saya sempat berdebat dengan istri untuk pilihan antara Avanza G atau Ertiga GL. Akhirnya pilihan jatuh pada Avanza G manual karena kami tinggal di sub urban Jawa Tengah dan saya yakin harga resale Avanza masih lebih baik drpd Ertiga,...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilihan yang bijak, orang Indonesia secara umum akan mencari mobil yang tangguh apalagi kondisi jalanan di Indonesia yang cenderung dikatakan "jelek".

      Hapus
  6. Bgmn dgn xenia ativo dibanding dgn ertiga? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Avanza dan Xenia adalah produk kembar, hanya beberapa fitur yang berbeda. Jadi Attivo dan Ertiga sama dengan Avanza vs Ertiga.

      Hapus
  7. artikel yang bagus dan sangat informatif, benar diulas secara objective. saya juga sedang mempertimbangkan antara ertiga dengan avanza. setelah baca artikel ini dan menganalisa kondisi jalan yang akan ditempuh, dan jaringan purna jual Toyota, maka avanza adalah kendaraan yang saya butuhkan. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya waktu yang bisa membuktikan apakah Avanza-Xenia tetap menjadi pemenang MPV di Indonesia. Ataukah Ertiga dengan suguhan FWD dan nuansa sedan bisa menaklukkan masyarakat di luar jabodetabek.

      Hapus
    2. Orang pintar pilih TOYOTA, gak usah di ragukan lgi untuk KUALITAS dan KETANGGUHANnya, jgan smpai trtipu dgn produk baru aplagi merek yg ecek-ecek..
      Harga mobil mahal boss jgan smpe MENYESAL....

      Hapus
  8. mas Herry S.A boleh minta test crash nya avanza VELOZZZ ga yang tertinggi deh clas nya tuh si apeng dapet bintang berapa bilang toh camry toyota aja dapet poor kalah sama suzuki kizashi hem masih bilang ecek2 suatu produk hadehhhh jujur saya tdk makai prosuk s atau t saya menggunakan mazda 6 mas. tapi cara bicara anda seperti seorang marketing aja haduh cape deh.

    BalasHapus
  9. Info yg bermanfaat...trims, ada yg punya orang leasing yg discont heboh gak ya....
    Bantu dong..mau pke leasing yg aman dan murah ? Yg pasti mau avanza atw ertiga mana aja deh...yg penting beli dulu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya Saat ini saat tepat beli mobil karena hampir semua produser mobil sedang obral diskon termasuk Avanza, memang Ertiga belum memberi diskon besar karena permintaan masih tinggi. Kalau dari pengalaman kalau beli Toyota/Suzuki bagusnya ke leasing BCA (bunga paling murah) tetapi minta asuransinya Garda oto (toyota), atau Mitsui-bisa ke-2nya (paling murah). Pelayanannya sangat baik.

      Hapus
  10. sama kembarannya http://andra-febrian.blogspot.com/2013/05/ertiga-vx-1-atau-avanza-xenia.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tq Mas Andra, blog anda juga cukup informatif.

      Hapus
  11. Ikutan nulis ya...:)
    Sebenarnya kemampuan dalam melahap tanjakan suatu mobil itu tidak hanya diukur dgn sistem penggerak FWD atau RWD, ada beberapa faktor yang berpengaruh, misalnya:

    1. Horse Power
    2. Torsi
    3. Power to weight ratio
    4. Gear ratio
    5. Dst.

    Secara teori, mobil dgn HP dan Torsi yg lebih besar tentunya akan lebih kuat ditanjakan dibanding yg lebih kecil, apalagi dengan beban penumpang yang sama, tentu saja ada faktor yang tidak kalah penting yaitu gear ratio.
    Tetapi belum tentu juga mobil balap dgn HP besar akan tangguh pula di tanjakan, karena mesin dan gearbox mobil balap didesain untuk melakukan akselerasi yg cepat di trek yang relatif datar, modifikasi yg digunakan antara lain adalah dengan mengurangi bobot flywheel yg menyebabkan akselerasi meningkat namun akan kurang tenaga utk melahap tanjakan dgn posisi gear yang sama dibandingkan dengan mobil standar.

    Mengenai teknologi FWD memang relatif lebih baru dibandingkan RWD, di Indonesia sendiri baru masuk di awal 70'an dgn VW (golf dan passat) dan Subaru.
    Teknologi ini secara production cost lebih ekonomis, karena mengurangi komponen bergerak seperti propeler shaft dan gardan pada RWD, dan dari sisi akselerasi juga semakin bagus karena power dari mesin langsung disalurkan ke roda depan, tidak ada power/energi loss untuk memutar propeler shaft seperti di RWD.

    Tetapi bicara kenyamanan penumpang, tampaknya RWD lebih unggul, itulah sebabnya mengapa pabrikan mobil premium seperti Mercedes dan BMW masih mempertahankan RWD utk mobil2 keluaran terbaru mereka, kecuali small car seperti A class nya Mercedes.

    Demikian, semoga membantu :)

    Salam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar analisa anda, cc yang semakin kecil pada mobil jaman sekarang membuat tenaga yang dihasilkan sangat pas-pasan untuk bisa menaklukkan jalanan menanjak di Indonesia, terlebih saat penumpang penuh. penulis memiliki mpv RWD dan city car yang FWD........kesimpulannya untuk luar kota mpv RWD sangat nyaman dan coba pakai city car FWD sungguh mobil hatchback < 1500 cc hanya cocok untuk dalam kota atau maksimum jarak 150 km. (Itu semua karena jalanan di Indonesia sangat keterlaluan jeleknya)

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  12. Sangat menarik sekali membaca artikel ini. Mnrt sy, tiap mobil punya kelebihan dan kekurangan. Sy Sendiri masih bingung mau memutuskan membeli yg mana..hehe terima kasih atas infonya

    BalasHapus
  13. Doakan ya teman2 supaya sy bisa membeli yg dibicarakan diatas tq

    BalasHapus
  14. Saya berusaha mencari pilihan antara 3 mobil.... 1. avanza 2.ertiga 3.livina ..... setelah melalui pertimbangan tertentu akhirnya pilihan jatuh ke R3... dan saat ini sudah pakai kurang lebih 2-3 minggu...

    saya memilih R3 karena poin2 ini:
    - ground clearence lebih tinggi dari livina (meski lebih rendah dari avanza)
    - bosan liat avanza (he3x....)
    - ketika melepas kopling avanza manual .... kaki kiri saya tidak bebas naruh dikiri karena kepentok dasboard (kaki kiri harus mundur ke belakang).... sedangkan R3 masih lapang taruh kaki disebelah kiri kopling atau hanya geser dari tumit)

    Yang lainnya sich ada juga buat pertimbangan tapi kalau ane gara-gara 3 faktor itu sich.... terutama ground clearence dan kenyamanan berkendara....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilihan yang bijak. Kesuksesan Avanza akhirnya melahirkan pesaing yang menggoda, kedatangan Honda Mobilio, Cevrolet Spin adalah wujud dari menggiurkannya penjualan Duo Kembar yang sudah menorehkan > 1 juta unit selama 9 tahun. Ertiga adalah produk yang lahir untuk mengisi celah kelemahan duo kembar dari sisi interior dan rasa mengemudi, dan terbukti 6000 unit/bulan diraihnya.

      Hapus
    2. Pilihan yang tepat brow...

      Hapus
  15. Saya pilih ertiga. karena ngeri lihat avanza byk yg penyok bersenggolan....ertiga body lebih kuat dan lebih berat, dah make 1 tahun ga ada keluhan dan minyak irit...

    BalasHapus
  16. biasanya generasi ke-2 lbh bagus bro seperti asus saya sandy bridge 2350m dan menurut saya utk mpv mending all new grand livina sv lbh murah dr veloz..

    BalasHapus
  17. Avanza mobil Pasaran dan dijual kemahalan koq dibanggakan. Orang indonesia memang merk-minded. Gerobak saja kalau dikasih logo Toy*ta pasti laku keras dengan alasan resale value. Beli mobil paling lama tiga tahun juga dijual lagi. nGapain sampai 5-10 Tahun boros...buat ganti sparepart. Beli itu yang nyaman, ngapain beli koq ndak nyaman anjrut-anjrutan bikin muntah dan mabok. Untuk eksterior anda subyektif banget, selera orang lain-lain bung...Edukasi untuk memilih produk lain itu perlu biar si Toy*ta ndak pongah dan menjual mobil rongsok tapi dijual mahal. Salam otomotif. Balack caampaign Toy*ta memang Joss.....Salesnya benar-benar joss....nipu..maksudnya...ha..ha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagaimanapun membahas kendaraan tidak ada habisnya, persaingan bisnis otomotif memang keras.....Orang Indonesia rata-rata firs buyer untuk low mpv sehingga mereka masih mementingkan "uangnya" dibandingkan kenyamanan yang bagi first buyer belum memiliki perbandingan mengemudikan sebelumnya. Mobil nyaman selalu akan bertarung dengan mobil tangguh....semua produsen mobil bisa membuat mobil nyaman tetapi yang tangguh di negara-maisng-masing pasti yang akan menang. Lihatlah bagaimana Toyota dan Honda berhasil sukses masuk ke daratan Amerika karena mereka berhasil menyajikan mobil yang tangguh. Bagaimanapun avanza telah dimiliki oleh lebih dari 1 juta orang di Indonesia, mereka pantaslah dihargai dengan pilihan mereka yang mementigkan ketangguhan dan resale value, tidak semua orang punya pandangan seperti anda yang lebih mementigkan kenyamanan yang sangat relatif juga untuk semua orang. Nyantai aja bro Sem.

      Hapus
  18. Ulasan yg bagus, di tunggu ulasan berikutnya, terutama tentsng R3

    BalasHapus
  19. Sesama sales dilarang saling mendahului....eh maksudnya sesama sopir....wkwkwk

    BalasHapus
  20. mau avanza, xenia, ertiga, livina, mobilio, spin dsb.. utk mobil dgn hrg < 200jt (gara2 USD kemahalan) menurut sy gak usah terlalu diperdebatkan krn dgn harga segitu sulit mendapatkan mana yg terbaik, pasti ada yg dikorbankan dari merk2 tsb misalnya kenyamanannya, keiiritannya, interiornya, exteriornya, daya tahannya dsb spy bisa dijual di hrg segitu ... don't expect too much dgn hrg segitu ...mending utk menentukan, test drive masing2 mobil yg diincar jd tinggal dipilih yg mana ... cari kenyamanan ya ambil ertiga ... klo mau cari yg kuat kaki2nya dan lbh sip utk terobos banjir ya pilih avanza/xenia tp jujur aja, ane klo pake avanza utk jarak jauh pinggang ane pasti pegel2 bsknya .. klo irit udh pasti ertiga lbh irit krn FWD & hambatan angin lbh rendah... tp yg jelas klo mau irit pilih transmisi manual bisa 20% lbh irit dr matic... klo hrg jual udh pasti Toyota nomor 1 ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Gan. Tidak ada mobil yang sempurna dalam segala hal. Bahkan mobil mahalpun punya kelemahan yaitu susah merawatnya.

      Hapus
    2. Mantab God Will commenya

      Hapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  22. Saya pake ertiga udah hampir setahun. Dipake mudik dari riau ke jawatengah PP ga ada masalah berarti. Lintas sumatra-jawa lho. AVG bbm menunjukkan 17.5km/liter. Pdhl muatan full 4 dewasa 2 anak 10tahun plus barang2 bawaan mudik. Total jarak tempuh sekitar 3600km PP. Sodara saya yg konvoi bareng pake avanza mengakui ertiga lebih irit namun sama2 bandel.

    BalasHapus
  23. pake ertiga baru sebulan.... udah bunyi2 tek..tek di blower ac baris 2.. setelah di bawa ke beres, udah ga bunyi lagi.... 2 hari kemudian bunyi kayak getaran ggrrrrrr di pintu kanan belakang... malas mau pergi ke beres lagi... mungkin karna kabin ertiga senyap bgat ya... makanya sedikit bunyi aja kedengaran jelas.... tapi over all ertiga oke bgat...

    BalasHapus
  24. stuju dengan God Will koment nya...mantabz......konsumenlah yang menentukan mana yang terbaik menurut pertimbangannya, data komparasi spesifikasi setiap kendaraan membantu untuk memperkuta pilihan itu. dan nikmatilah sensasi rasanya mobil baru low MPV pilihan masing2........pengalaman ane juga sempat bingung, karena semua bagus...dengan hasil rapat pleno kluarga dipinanglah R3 juli 2013 serena blue GX DB......berbarengan dengan hari lahir anak laki2 pertama....bahkan huruf belakang platnya pun dapaet dr polisi sesuai inisial nama anak ane..heheh...pengalaman R3 lumayan, nyaman, n irit, ngeremnya enak banget, n bener kata bro God Will perjalanan jauh gak pegel2...

    BalasHapus
  25. apa bedanya mesin DOHC VVTI dengan DOHC VVT...?
    komperasi new grand livina SV dengan ertiga GX..?

    mau beli di antar ke 2 itu tapi binggung, tolong masukanannya

    BalasHapus
  26. kalo belum punya duit tapi pingin punya mobil gimana Om ?

    BalasHapus